Bandarq domino99 BandarKiu Bandar kiu

2018 World Cup: 5 Tren Pada Turnamen di Rusia

Cristiano Ronaldo Antusias Terlibat Dengan VAR dan Kontroversinya

2018 World Cup: 5 Tren Pada Turnamen di Rusia – Pertandingan penyisihan grup yang sangat menghibur mencapai akhirnya, dan sudah saatnya pertandingan sistem gugur dimulai di Rusia – Dengan tiga perempat pertandingan yang sudah dimainkan dan hampir setengah tim-tim tereleminasi, kita sudah msnyaksikan gol-gol hebat, drama pada menit terakhir, dan kejutan tereleminasinya tim juara bertahan.

Sekarang kami rangkum 5 tren dalam turnamen, sejauh ini.

VAR Mengambil Alih Tengah Panggung

Pengenalan VAR (Video Assistant Referee) selalu menjadi kunci yang diperbincangkan pada Piala Dunia kali ini, dan tentunya menambah drama dan kontroversi. Penundaan hasil membuat beberapa kubu frustasi dan keputusannya membingungkan pihak lainnya. Dengan penentuan hasil penalti yang tidak memihak Denmark dan Portugal, tentunya menyulut kesimpulan dari sebagian pihak bahwa sistem ini mengecewakan.

Bagaimanapun, VAR tidak dapat menghilangkan human error. Ketika keputusan yang dibuat wasit dikira salah, VAR bisa menganalisis lebih lanjut. Sisi baiknya, teknologi ini dapat membalikkan beberapa hasil-hasil yang awalnya salah, menjadi lebih adil.

Korea Selatan Diuntungkan Dengan Tekonologi VAR Berhasil Mengeleminasi Jerman

Kemenangan Korea atas Jerman, awalnya dianggap tidak sah karena offside sebelum VAR memperbaiki kesalahan keputusan wasit. Pemain Kolombia, Davinson Sanchez diberikan tendangan penalti melawan Senegal yang bisa mengeleminasi mereka kalau saja keputusan inu tidak dibalikkan. Dengan semua kesenangan dan permainan, VAR membawa Piala Dunia kali ini dengan kesalahan yang lebih sedikit.

Hujan Penalti di Rusia

Salah satu fitur dalam turnamen ini adalah hadiah tendangan penalti yang diberikan sejauh ini. Tendangan penalti Bryan Ruiz untuk Costa Rica ke gawang kiper Yann Sommerman untuk Swiss adalah penalti ke 24 dalam ajang Piala Dunia 2018. Itu saja sudah menjadi penalti terbanyak dibanding turnamen yang lalu-lalu.

Harry Kane Mencetak Dua Gol Penalti Dalam Laga Melawan Panama

Hanya 13 penalti yang terjadi pada Piala Dunia 2014 di Brazil. 15 Penalti terjadi pada Piala Dunia 2010. 17 Penalti yang semua membuahkan hasil pada Piala Dunia 1998. Salah satu alasan meningkatnya hadiah penalti tahun ini adalah berkat teknologi VAR. 10 penalti yang diberikan adalah setelah hasil review VAR.

Jumlah Kartu Merah Menurun

Jika tren penalti meningkat, malah jumlah kartu merah berbanding terbalik. Dalam fase grup di Rusia, hanya tiga pemain yang dikenakan kartu merah yaitu Carlos Sanchez, Jerome Boateng, dan Igor Smolnikov.

Malang Diedhiou Mengeluarkan Kartu Merah Untuk Pemain Bertahan Rusia Igor Smolnikov

Beberapa contoh bahwa turnamen di Rusia kali ini lebih bertoleransi adalah Gerard Pique berhasil lolos dari kartu merah ketika melawan Morocco, dan pada lain kesempatan namun malam yamg sama, Cristiano Ronaldo beruntung bisa lolos dari kartu merah akibat dia melayangkan lengannya ketika berlaga melawan Iran. Nampaknya mereka bisa lolos dari kartu merah akibat teknologi VAR.

Permainan Ketat Dan Goal Pada Menit Akhir

Meskipun jumlah goal menurun dibanding turnamen terakhir di Brazil, namun pertandingan di Rusia kali ini sangat menghibur. Banyak pertandingan yang mencapai akhir pertandingan masih seri nol-nol, namun terjadi plot twist pada menit-menit akhir, bahkan sampai injury time. Plot inilah yang membuat penonton yang menonton pertandingan mencapai klimaksnya.

Neymar Mencetak Gol Untuk Brazil Pada Injury Time Dalam Laga Melawan Costa Rica

Tetap Didominasi Oleh Peserta Dari Benua Yang Sudah Familiar

Salah satu pemenang yang terlambat datang dari tim yang telah tereleminasi yaitu Korea Selatan ketika melawan Jerman. Sementara jarak antara tim yang terbaik dan tim lainnya mengecil, juara bertahan mengalami keanehan ketika dihadapakan dengan kekuatan tradisional. Tapi dapat dicatat, 10 dari 14 peserta benua Eropa melaju ke 16 besar. 4 dari 5 peserta dari America Selatan pun tetap melaju. Federasi paling mengecewakan adalah dari pihak Africa, di mana dari 5 representatifnya tidak ada yang selamat dalam fase group ketika Senegal mengemban kekalahan melawan Jepang dalam Grup H.

Reaksi Pendukung Jerman Atas Kekalahan 2-0 Melawan Korea Selatan Yang Mengeleminasi Timnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *